Kunjungan ke Geopark Global UNESCO Kanbula di Huangnan: Tempat Bertemunya Warisan Geologi, Alam, dan Budaya

Para pemuda Tiongkok dan ASEAN juga mengunjungi Geopark Global UNESCO Kanbula di Prefektur Otonomi Tibet Huangnan. Kawasan ini tidak hanya memiliki bentang alam yang menarik, tetapi juga menjadi contoh pengintegrasian warisan geologi, keanekaragaman hayati, pelestarian budaya, pendidikan, dan pariwisata berkelanjutan.

Kanbula ditetapkan sebagai Geopark Global UNESCO pada 2025. Kawasan seluas lebih dari 3.100 kilometer persegi tersebut berada di bagian timur laut Dataran Tinggi Qinghai-Tibet dan memiliki berbagai bentang alam, termasuk tebing batu pasir merah, lanskap Danxia, ngarai, lembah, formasi vulkanik, serta Sungai Kuning.

Kunjungan tersebut juga memberikan wawasan mengenai hubungan antara konservasi alam dan kehidupan masyarakat. Selain memiliki nilai geologis, wilayah Kanbula merupakan tempat tinggal komunitas Tibet yang memiliki tradisi budaya yang berkembang selama berabad-abad bersama lingkungan alam di sekitarnya. Karena itu, pelestarian kawasan tidak hanya mencakup perlindungan geologi dan keanekaragaman hayati, tetapi juga warisan budaya.

Dalam pengelolaannya, kawasan ini menerapkan berbagai pendekatan konservasi, termasuk pemulihan ekosistem dan pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Jalur pendakian, pusat pendidikan ekologi, papan informasi, dan fasilitas pengunjung dirancang dengan mempertimbangkan upaya mengurangi dampak terhadap lingkungan.